Tampilkan postingan dengan label Taksonomi Bloom. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Taksonomi Bloom. Tampilkan semua postingan

Taksonomi Bloom Creating

Minggu, 03 Februari 2013 | 0 comments

6. Membuat (create): menggabungkan beberapa unsur menjadi suatu bentuk kesatuan. Ada tiga macam proses kognitif yang tergolong dalam kategori ini, yaitu: membuat (generating), merencanakan (planning), dan memproduksi (producing).
 
6.1 Membuat (generating): menguraikan suatu masalah sehingga dapat dirumuskan berbagai kemungkinan hipotesis yang mengarah pada pemecahan masalahtersebut. Contoh: merumuskan hipotesis untuk memecahkan permasalahan yang terjadi berdasarkan pengamatan di lapangan.
 
6.2 Merencanakan (planning): merancang suatu metode atau strategi untuk memecahkan masalah. Contoh: merancang serangkaian percobaan untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan.
 
6.3 Memproduksi (producing): membuat suatu rancangan atau menjalankan suatu rencana untuk memecahkan masalah. Contoh: mendesain (atau juga membuat) suatu alat yang akan digunakan untuk melakukan percobaan. 
 
Beberapa contoh soal:
 
1. Alat untuk mengukur tekanan darah adalah ....
 
E. Higrometer
F. Tensimeter
G. Kalorimeter
H. Mikrometer
 
Contoh soal :
 
Siapakah penemu bola lampu listrik?
 
E.James Watt
F. Alexander G. Bell
G.Thomas A. Edison
H. George T. Phillips
 
Contoh soal : Di suatu kebun anggrek terdapat bermacam-macam anggrek yang berbeda warna
bunganya.
 
No. Warna bunga Jumlah
 
1 Ungu 1 macam
2 Putih 6 macam 
3 Merah 4 macam
4 Kuning 3 macam
5 Coklat 1 macam 
 
Buatlah diagram yang menggambarkan persentase jumlah anggrek berdasarkan warna bunganya!
 

Taksonomi Bloom Evaluating

| 0 comments

5. Mengevaluasi: membuat suatu pertimbangan berdasarkan kriteria dan standar yang ada. Ada dua macam proses kognitif yang tercakup dalam kategori ini: memeriksa ( checking ) dan mengritik ( critiquing ).
 
5.1 Memeriksa (Checking): 
 
Menguji konsistensi atau kekurangan suatu karya berdasarkan kriteria internal (kriteria yang melekat dengan sifat produk tersebut).
 
Contoh: Memeriksa apakah kesimpulan yang ditarik telah sesuai dengan data yang ada.
 
5.2 Mengritik (Critiquing): 
 
menilai suatu karya baik kelebihan maupun kekurangannya, berdasarkan kriteria eksternal. Contoh: menilai apakah rumusan hipotesis sesuai atau tidak (sesuai atau tidaknya rumusan hipotesis dipengaruhi oleh pengetahuan dan cara pandang penilai).

Taksonomi Bloom Analyzing

| 0 comments

4. Menganalisis (Analyzing): menguraikan suatu permasalahan atau obyek ke unsur- unsurnya dan menentukan bagaimana saling keterkaitan antar unsur-unsur tersebut dan struktur besarnya. Ada tiga macam proses kognitif yang tercakup dalam menganalisis: membedakan ( differentiating ), mengorganisir ( organizing ), dan menemukan pesan tersirat ( attributting ).
 
4.1 Membedakan (differentiating): 
 
membedakan bagian-bagian yang menyusun suatu struktur berdasarkan relevansi, fungsi dan penting tidaknya. Oleh karena itu membedakan ( differentiating ) berbeda dari membandingkan ( comparing ). Membedakan menuntut adanya kemampuan untuk menentukan mana yang relevan/esensial dari suatu perbedaan terkait dengan struktur yang lebih besar. Misalnya, apabila seseorang diminta membedakan antara apel dan jeruk, faktor warna, bentuk dan ukuran bukanlah ciri yang esensial. Namun apabila yang diminta adalah membandingkan hal-hal tersebut bisa dijadikan pembeda. Istilah lain untuk membedakan adalah memilih ( selecting ), membedakan ( distinguishing ) dan memfokuskan ( focusing ).
 
Contoh soal: Beberapa kali di televisi diberitakan ada tumbuhan aneh, misalnya pisang yang tandannya muncul langsung dari tanah, nanas berbuah 15, ataupun kelapa bercabang tiga. Masyarakat menanggapi kejadian ini dengan berbagai pendapat, ada yang menyebutnya sebagai tumbuhan “keramat” namun ada juga yang menganggapnya sebagai keanehan yang “biasa”.
 
4.2 Mengorganisir (organizing): mengidentifikasi unsur-unsur suatu keadaan dan mengenali bagaimana unsur-unsur tersebut terkait satu sama lain untuk membentuk suatu struktur yang padu. Contoh: menganalisis keseimbangan dinamis suatu ekosistem. 
 
4.3 Menemukan pesan tersirat (attributting): menemukan sudut pandang, bias, dan tujuan dari suatu bentuk komunikasi. Contoh: menganalisis mengapa seseorang menulis di surat kabar bahwa hutan di Jawa Barat masih cukup luas.

Taksonomi Bloom Applying

| 0 comments

3. Mengaplikasikan (Applying): mencakup penggunaan suatu prosedur guna menyelesaikan masalah atau mengerjakan tugas. Oleh karena itu mengaplikasikan berkaitan erat dengan pengetahuan prosedural. Namun tidak berarti bahwa kategori ini hanya sesuai untuk pengetahuan prosedural saja. Kategori ini mencakup dua macam proses kognitif: menjalankan ( executing ) dan mengimplementasikan ( implementing ).
 
3.1 Menjalankan (executing): menjalankan suatu prosedur rutin yang telah dipelajari sebelumnya. Langkah-langkah yang diperlukan sudah tertentu dan juga dalam urutan tertentu. Apabila langkah-langkah tersebut benar, maka hasilnya sudah tertentu pula. Istilah lain untuk menjalankan adalah melakukan ( carrying out ).
 
Contoh soal: 
 
• Berapa macamkah gamet yang dihasilkan dari hasil persilangan dengan 8 sifat beda?
 
• Berapa literkah isi sebuah drum dengan tinggi 1 m dan diameter 25 cm? 3.2 Mengimplementasikan (implementing): memilih dan menggunakan prosedur yang sesuai untuk menyelesaikan tugas yang baru. Karena diperlukan kemampuan memilih, siswa dituntut untuk memiliki pemahaman tentang permasalahan yang akan dipecahkannya dan juga prosedur-prosedur yang mungkin digunakannya. Apabila prosedur yang tersedia ternyata tidak tepat benar, siswa dituntut untuk bisa memodifikasinya sesuai keadaan yang dihadapi. Istilah lain untuk mengimplementasikan adalah menggunakan ( using ).
 
Contoh soal:
 
Seorang petani mempunyai sebidang tanah dengan bentuk kurang lebih sebagai berikut:
 
"GAMBARNYA BERBENTUK SEGI EMPAT TIDAK SAMA SISI"
 
30 m 15 m 7 m 20 m Berapakah luas tanah tersebut?
 

Taksonomi Bloom Understanding

| 0 comments

2. Memahami ( Understand ): mengkonstruk makna atau pengertian berdasarkan pengetahuan awal yang dimiliki, mengaitkan informasi yang baru dengan pengetahuan yang telah dimiliki, atau mengintegrasikan pengetahuan yang baru ke dalam skema yang telah ada dalam pemikiran siswa. Karena penyususn skema adalah konsep, maka pengetahuan konseptual merupakan dasar pemahaman. Kategori memahami mencakup tujuh proses kognitif: menafsirkan ( interpreting ), memberikan contoh ( exemplifying ), mengkelasifikasikan ( classifying ), meringkas ( summarizing ), menarik inferensi ( inferring ), membandingkan ( comparing ), dan menjelaskan ( explaining ).
 
2.1 Menafsirkan (interpreting): mengubah dari satu bentuk informasi ke bentuk informasi yang lainnya, misalnya dari dari kata-kata ke grafik atau gambar, atau sebaliknya, dari kata-kata ke angka, atau sebaliknya, maupun dari kata-kata ke kata-kata, misalnya meringkas atau membuat parafrase. Informasi yang disajikan dalam tes haruslah “baru” sehingga dengan mengingat saja siswa tidak akan bisa menjawab soal yang diberikan. Istilah lain untuk menafsirkan adalah mengklarifikasi ( clarifying ), memparafrase ( paraphrasing ), menerjemahkan ( translating ), dan menyajikan kembali ( representing ).
 
Contoh soal:  
Seorang ibu rumah tangga mengelola pengeluaran bulanannya yang berjumlah Rp 1.200.000 sebagai berikut:
 
No, Jenis pengeluaran, Jumlah
1 Belanja dapur Rp 600.000
2 Sewa rumah Rp 300.000
3 Ongkos Rp 150.000
4 Listrik + gas Rp 100.000
5 Tabungan + lain-lain Rp 50.000
 
Buatlah pengeluaran ibu tersebut dalam bentuk diagram lingkaran
 
2.2 Memberikan contoh (exemplifying): memberikan contoh dari suatu konsep atau prinsip yang bersifat umum. Memberikan contoh menuntut kemampuan mengidentifikasi ciri khas suatu konsep dan selanjutnya menggunakan ciri tersebut untuk membuat contoh. Istilah lain untuk memberikan contoh adalah memberikan ilustrasi ( illustrating ) dan mencontohkan ( instantiating ).
 
Manakah dari benda-benda berikut yang tidak mengandung bahan organik?
 
A. Daun yang mati
B. Darah
C. Besi
D. Jamur
E. Ranting pohon  
 
2.3 Mengkelasifikasikan (classifying): Mengenali bahwa sesuatu (benda atau fenomena) masuk dalam kategori tertentu. Termasuk dalam kemampuan mengkelasifikasikan adalah mengenali ciri-ciri yang dimiliki suatu benda atau fenomena. Istilah lain untuk mengkelasifikasikan adalah mengkategorisasikan ( categorising ).
 
Contoh soal:
Binatang manakah diantara binatang berikut yang tidak termasuk serangga?
 
A. Jengkerik
B. Nyamuk
C. Kecoa
D. Laba-laba
E. Kupu-kupu 
 
2.4 Meringkas (summarising): membuat suatu pernyataan yang mewakili seluruh informasi atau membuat suatu abstrak dari sebuat tulisan. Meringkas menuntut siswa untuk memilih inti dari suatu informasi dan meringkasnya. Istilah lain untuk meringkas adalah membuat generalisasi ( generalising ) dan mengabstraksi (abstracting ).
 
Contoh soal:
 
Istilah asing yang digunakan dalam pelajaran biologi bukanlah sekedar kata-kata yang berfungsi sebagai alat komunikasi yang fungsinya dapat digantikan dengan kata-kata lain. Istilah-istilah dalam pela jaran biologi merupakan label untuk suatu konsep sehingga sulit untuk langsung diindonesiakan atau diganti dengan kata lain. Sebagai contoh, pengindonesiaan kata “chlorophyll” menjadi “klorofil” secara konsep sesungguhnya tidak akurat. Kata “chlorophyll” (chloro = pigmen warna hijau; phyll = daun) secara konsep menjadi hilang maknanya apabila diganti menjadi klorofil sebab dalam bahasa Indonesia tidak dikenal akar kata “kloro” maupun “fil”.
 
Pernyataan manakah yang merupakan inti paragraf di atas?
 
A. Dalam pelajaran biologi banyak istilah-istilah asing.
B. Istilah asing dalam pelajaran biologi banyak yang diindonsiakan
C. Istilah asing dalam pelajaran biologi merupakan penunjuk konsep.
D. Dalam bahasa Indonesia tidak dikenal istilah asing
E. Kata klorofil tidak berasal dari bahasa Indonesia.
 
2.5 Menarik inferensi (inferring): menemukan suatu pola dari sederetan contoh atau fakta. Untuk dapat melakukan inferensi siswa harus terlebih dapat menarik abstraksi suatu konsep/prinsip berdasarkan sejumlah contoh yang ada. Istilah lain untuk menarik inferensi adalah mengekstrapolasi ( extrapolating ), menginterpolasi ( interpolating ), memprediksi ( predicting ), dan menarik kesimpulan ( concluding ).
 
Contoh soal: No Tanggal Matahari terbit Bulan terbit 
1 1 Mei 05:34 17:53
2 2 Mei 05:34 18:43
3 3 Mei 05:35 19:33
4 4 Mei 05:35
5 5 Mei 05:36
6 6 Mei 05:36 21:53
7 7 Mei 05:35 22:43
 
Pada pukul berapakah bulan terbit pada tanggal 5 Mei?
A. 10: 23
B. 20: 33
C. 21: 03
D. 21: 33 
E. 21: 43
 
2.6 Membandingkan (comparing): mendeteksi persamaan dan perbedaan yang dimiliki dua objek, ide, ataupun situasi. Membandingkan mencakup juga menemukan kaitan antara unsur-unsur sa tu objek atau keadaan dengan unsur yang dimiliki objek atau keadaan lain. Istilah lain untuk membandingkan adalah mengkontraskan ( contrasting ), mencocokkan ( matching ), dan memetakan ( mapping ). Contoh soal:  Manakah dari pernyataan berikut yang bisa menggambarkan kejadian gerhana bulan?
 
A. Ditelannya bulan oleh raksasa
B. Habisnya batu baterai pada senter
C. Tertutupinya batu oleh bayangan pohon besar
D. Terhalangnya bintang oleh awan
E. Teduhnya bumi karena awan
 
2.7 Menjelaskan (explaining): mengkonstruk dan menggunakan model sebab-akibat dalam suatu system. Termasuk dalam menjelaskan adalah menggunakan model tersebut untuk mengetahui apa yang terjad i apabila salah satu bagian sistem tersebut diubah. Istilah lain untuk menjelaskan adalah mengkonstruksi model ( constructing a model ). Contoh soal: Mengapa batu baterai yang digunakan untuk menyalakan 2 buah lampu dengan rangkaian paralel lebih cepat “habis” dibandingkan apabila digunakan rangkaian seri?
 
A.Rangkaian paralel lebih boros daripada rangkaian seri
B.Energi yang dipakai pada rangkaian paralel lebih banyak
C. Rangkaian paralel tidak cocok untuk batu baterai 
D. Hambatan pada rangkaian seri lebih kecil
E. Rangkaian seri memerlukan kabl yang lebih pendek
 

Taksonomi Bloom Remembering

| 0 comments

1. Menghafal (Remember ): menarik kembali informasi yang tersimpan dalam memori jangka panjang. Mengingat merupakan proses kognitif yang paling rendah tingkatannya. Untuk mengkondisikan agar “mengingat” bisa menjadi bagian belajar bermakna, tugas mengingat hendaknya selalu dikaitkan dengan aspek pengetahuan  yang lebih luas dan bukan sebagai suatu yang lepas dan terisolasi. Kategori ini mencakup dua macam proses kognitif: mengenali ( recognizing ) dan mengingat ( recalling ).
 
1.1 Mengenali (Recognizing): mencakup proses kognitif untuk menarik kembali informasi yang tersimpan dalam memori jangka panjang yang identik atau sama dengan informasi yang baru. Bentuk tes yang meminta siswa menentukan betul atau salah, menjodohkan, dan pilihan berganda merupakan tes yang sesuai untuk mengukur kemampuan mengenali. Istilah lain untuk mengenali adalah mengidentifikasi (identifying). 
 
Contoh soal: Alat untuk mengukur tekanan darah adalah .... 
A. Higrometer
B. Tensimeter
C. Kalorimeter
D. Mikrometer
 
1.2 Mengingat (Recalling): menarik kembali informasi yang tersimpan dalam memori jangka panjang apabila ada petunjuk (tanda) untuk melakukan hal tersebut. Tanda di sini seringkali berupa pertanyaan. Istilah lain untuk mengingat adalah menarik ( retrieving ).
 
Contoh soal:
Siapakah penemu bola lampu listrik?
A. James Watt
B. Alexander G. Bell
C. Thomas A. Edison
D.George T. Phillips 
 
Widodo, A. (2006). Taksonomi Bloom dan Pengembangan Butir Soal. Buletin Puspendik. 3(2), 18-29
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes