2 Sewa rumah Rp 300.000
3 Ongkos Rp 150.000
4 Listrik + gas Rp 100.000
5 Tabungan + lain-lain Rp 50.000
2.2 Memberikan contoh (exemplifying): memberikan contoh dari suatu konsep atau prinsip yang bersifat umum. Memberikan contoh menuntut kemampuan mengidentifikasi ciri khas suatu konsep dan selanjutnya menggunakan ciri tersebut untuk membuat contoh. Istilah lain untuk memberikan contoh adalah memberikan ilustrasi ( illustrating ) dan mencontohkan ( instantiating ).
A. Daun yang mati
B. Darah
C. Besi
D. Jamur
E. Ranting pohon
2.3 Mengkelasifikasikan (classifying): Mengenali bahwa sesuatu (benda atau fenomena) masuk dalam kategori tertentu. Termasuk dalam kemampuan mengkelasifikasikan adalah mengenali ciri-ciri yang dimiliki suatu benda atau fenomena. Istilah lain untuk mengkelasifikasikan adalah mengkategorisasikan ( categorising ).
Contoh soal:
Binatang manakah diantara binatang berikut yang tidak termasuk serangga?
A. Jengkerik
B. Nyamuk
C. Kecoa
D. Laba-laba
E. Kupu-kupu
2.4 Meringkas (summarising): membuat suatu pernyataan yang mewakili seluruh informasi atau membuat suatu abstrak dari sebuat tulisan. Meringkas menuntut siswa untuk memilih inti dari suatu informasi dan meringkasnya. Istilah lain untuk meringkas adalah membuat generalisasi ( generalising ) dan mengabstraksi (abstracting ).
Contoh soal:
Istilah asing yang digunakan dalam pelajaran biologi bukanlah sekedar kata-kata yang berfungsi sebagai alat komunikasi yang fungsinya dapat digantikan dengan kata-kata lain. Istilah-istilah dalam pela jaran biologi merupakan label untuk suatu konsep sehingga sulit untuk langsung diindonesiakan atau diganti dengan kata lain. Sebagai contoh, pengindonesiaan kata “chlorophyll” menjadi “klorofil” secara konsep sesungguhnya tidak akurat. Kata “chlorophyll” (chloro = pigmen warna hijau; phyll = daun) secara konsep menjadi hilang maknanya apabila diganti menjadi klorofil sebab dalam bahasa Indonesia tidak dikenal akar kata “kloro” maupun “fil”.
Pernyataan manakah yang merupakan inti paragraf di atas?
A. Dalam pelajaran biologi banyak istilah-istilah asing.
B. Istilah asing dalam pelajaran biologi banyak yang diindonsiakan
C. Istilah asing dalam pelajaran biologi merupakan penunjuk konsep.
D. Dalam bahasa Indonesia tidak dikenal istilah asing
E. Kata klorofil tidak berasal dari bahasa Indonesia.
2.5 Menarik inferensi (inferring): menemukan suatu pola dari sederetan contoh atau fakta. Untuk dapat melakukan inferensi siswa harus terlebih dapat menarik abstraksi suatu konsep/prinsip berdasarkan sejumlah contoh yang ada. Istilah lain untuk menarik inferensi adalah mengekstrapolasi ( extrapolating ), menginterpolasi ( interpolating ), memprediksi ( predicting ), dan menarik kesimpulan ( concluding ).
Contoh soal: No Tanggal Matahari terbit Bulan terbit
1 1 Mei 05:34 17:53
2 2 Mei 05:34 18:43
3 3 Mei 05:35 19:33
4 4 Mei 05:35
5 5 Mei 05:36
6 6 Mei 05:36 21:53
7 7 Mei 05:35 22:43
Pada pukul berapakah bulan terbit pada tanggal 5 Mei?
A. 10: 23
B. 20: 33
C. 21: 03
D. 21: 33
E. 21: 43
2.6 Membandingkan (comparing): mendeteksi persamaan dan perbedaan yang dimiliki dua objek, ide, ataupun situasi. Membandingkan mencakup juga menemukan kaitan antara unsur-unsur sa tu objek atau keadaan dengan unsur yang dimiliki objek atau keadaan lain. Istilah lain untuk membandingkan adalah mengkontraskan ( contrasting ), mencocokkan ( matching ), dan memetakan ( mapping ). Contoh soal: Manakah dari pernyataan berikut yang bisa menggambarkan kejadian gerhana bulan?
A. Ditelannya bulan oleh raksasa
B. Habisnya batu baterai pada senter
C. Tertutupinya batu oleh bayangan pohon besar
D. Terhalangnya bintang oleh awan
E. Teduhnya bumi karena awan
2.7 Menjelaskan (explaining): mengkonstruk dan menggunakan model sebab-akibat dalam suatu system. Termasuk dalam menjelaskan adalah menggunakan model tersebut untuk mengetahui apa yang terjad i apabila salah satu bagian sistem tersebut diubah. Istilah lain untuk menjelaskan adalah mengkonstruksi model ( constructing a model ). Contoh soal: Mengapa batu baterai yang digunakan untuk menyalakan 2 buah lampu dengan rangkaian paralel lebih cepat “habis” dibandingkan apabila digunakan rangkaian seri?
A.Rangkaian paralel lebih boros daripada rangkaian seri
B.Energi yang dipakai pada rangkaian paralel lebih banyak
C. Rangkaian paralel tidak cocok untuk batu baterai
D. Hambatan pada rangkaian seri lebih kecil
E. Rangkaian seri memerlukan kabl yang lebih pendek