Tampilkan postingan dengan label Tips-Tips Berguna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips-Tips Berguna. Tampilkan semua postingan

9 Kebiasaan Sehari-hari yang Merusak Tubuh

Sabtu, 23 Maret 2013 | 0 comments

 
Jakarta, Banyak orang yang memanfaatkan masa-masa hidup hanya dengan hal-hal yang menyenangkan seperti makan enak, gaya hidup yang tak sehat dan berdalih demi kelangsungan hidup (survival). Yang dampaknya bisa merusak diri sendiri, bahkan berisiko meninggal dengan cepat.

Setidaknya ada 9 kebiasaan sehari-hari yang bisa merusak tubuh dan menghancurkan diri seperti dikutip LiveScience, Jumat (11/5/2012):

1. Makan Junk Food

Banyak orang yang bunuh diri hanya karena apa yang dia makan. Salah satunya karena penyakit jantung yang diklaim sebagai pembunuh nomor satu di negara-negara maju.

Neskipun beberapa diantaranya disebabkan faktor genetis, namun faktanya sebagian besar kematian akibat penyakit jantung disebabkan oleh sampah makanan yang sarat lemak dan gula dalam tubuh kita.

2. Merokok

Penyakit yang berkaitan dengan rokok merupakan pembunuh yang sebenarnya paling bisa dicegah.

Hanya dengan satu batang rokok saja, tekanan darah bisa naik dan menurunkan sirkulasi darah ke kaki dan tanga.

3. Menonton TV

Tak hanya menghibur, TV juga membuat orang bermalas-malasan di sofa selama berjam-jam. Jika diakumulasi, rata-rata orang Amerika menghabiskan waktu 9 tahun selama hidupnya hanya untuk terpaku di depan TV, padahal tahun-tahun itu bisa saja dihabiskan untuk berolahraga.

Banyak duduk dan makan di depan TV juga menyebabkan obesitas sehingga kombinasi ketiga hal ini akan semakin mempercepat proses perusakan diri Anda, meskipun mungkin Anda akan menjadi lebih pintar dengan berdalih menonton saluran-saluran sains.

4. Stres

Menciptakan lebih banyak stres atau tekanan dalam hidup Anda adalah cara luar biasa untuk mengundang seluruh jenis penyakit datang ke tubuh Anda.

Ketika Anda mengalami stres kronis, kelenjar adrenalin dipaksa untuk kerja lembur hingga akhirnya kelenjar itu lelah dengan sendirinya dan menghambat sistem kekebalan tubuh.

Jadi jika Anda ingin merusak diri sendiri, khawatirkan berbagai hal, baik sepele maupun tidak, dan Anda takkan tahu apa yang akan Anda alami nanti!

5. Banyak Minum Alkohol

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa sesekali minum alkohol, terutama anggur dapat bermanfaat bagi tubuh Anda.

Namun jika Anda minum lebih dari batasan dua gelas per hari hingga lebih maka hal itu bisa menyebabkan kerusakan hati, diabetes dan menjadi penyebab kasus hampir 100.000 kematian tiap tahunnya.

6. Banyak Mengemudi

Ternyata mengemudi membunuh lebih banyak orang berusia 1-35 tahun dari apapun dan statistik itu hanya bisa menurun jika semua orang hanya tinggal di rumah.

Namun jika Anda merasa fakta itu kurang menyenangkan, coba saja keluar rumah dan ngebut, kalau perlu mainkan ponsel Anda atau makan selama mengemudi dan jangan memakai sabuk pengaman. Jangan heran jika nanti Anda akan jadi bagian dari angka itu.

7. Melakukan Seks Berisiko

Kebanyakan orang setuju bahwa seks itu sendiri tidak begitu buruk. Orang yang pintar merusak dirinya sendiri tak menggunakan perlindungan saat berhubungan seksual, mengabaikan riwayat seksual pasangannya dan menghindari pemeriksaan medis tahunan.

Sebanyak 12 juta orang Amerika pun telah divonis mengidap penyakit menular seksual setiap tahunnya, bahkan banyak diantara korban-korbannya menjadi mandul.

8. Mengabaikan Dokter

Banyak orang setuju bahwa kesehatannya tak sebanding dengan waktu 30 menit yang dihabiskan untuk menemui dokter dan 526.000 menit yang diperlukan untuk latihan fisik sekali pertahun.

Pernyataan ini merupakan taktik jitu jika Anda ingin mengabaikan deteksi penyakit dini dan konsultasi medis yang sebenarnya sangat penting.

Jika tidak ingin mendengar dokter Anda memberitahukan tips merusak diri lainnya yang menurut Anda tidak sehat, lebih baik tak usah pergi sekalian.

9. Mengorbankan Jam Tidur

Kurang tidur (kurang dari 7-8 jam per malam) telah banyak dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk obesitas, diabetes dan kanker.

Kelelahan mental juga menjadi faktor risiko besar bagi kecelakaan di kendaraan sama halnya dengan alkohol.

Coba bayangkan berapa banyak perilaku merusak diri yang telah Anda lakukan jika Anda tambahi dengan mengabaikan jam tidur?
 
 
http://health.detik.com

Tips Tidur Berkualitas ala Atlet Olimpiade

| 0 comments

 
Jakarta, Istirahat dan tidur adalah bagian yang penting untuk pemulihan tenaga seorang atlet. Tetapi selama masa Olimpiade, waktu istirahat tidaklah sebanyak ketika latihan. Untuk itu, yang dibutuhkan bukanlah lamanya tidur tetapi kualitasnya.

Seorang ahli kesehatan tidur olahraga, Nick Littlehales, telah bekerja dengan semua tim atlet bersepeda Inggris untuk memastikan mereka bisa merasa segar dan siap menghadapi pertandingan ketika tersadar dari tidur.

Berikut beberapa tips tidur berkualias ala atlet Olimpiade yang diberikan Nick, seperti dilansir mirror.co.uk, Sabtu (4/8/2012):

1. Pastikan kasur, bantal dan selimut dapat memberikan dukungan yang tepat.

2. Pilih tempat tidur yang tidak menyulitkan jalan napas, nyaman dan dapat menginduksi tidur. Tempat tidur untuk atlet biasanya berkontur (ada garis batas), bagian atas matras sensitif tekanan, berbahan linen, selimut sensitif suhu.

3. Rencanakan waktu bangun tidur dengan baik sehingga Anda bisa mengira waktu untuk bergegas naik tempat tidur.

4. Tidur pendek di siang hari karena itu merupakan jam tidur alami untuk manusia. Antara pukul 1 hingga 4 sore carilah tempat yang tenang untuk duduk atau berbaring sejenak. Tak perlu lama-lama, cukup 20 menit.

5. Jangan biarkan diri Anda terlalu lelah saat tidur, karena hal ini akan membuat Anda melewatkan tahapan-tahapan tidur dan langsung menuju tidur dalam. "Ini kontra-produktif," jelas Nick.

6. Makan dan minum dengan baik dan cukup dapat sinar matahari.

7. Jika tak ada pendingin ruangan, buka jendela kamar untuk membiarkan udara segar masuk karena tempat tidur dan kamar tidur memerlukan suhu 16 derajat C dan 18 derajat C (suhu optimum untuk menjamin tidur malam yang baik).

8. Makan malam terakhir adalah 3 hingga 4 jam sebelum tidur, snack setidaknya 90 menit sebelum tidur. Hal ini untuk memastikan Anda tidak tidur dengan usus atau kandung kemih yang terlalu penuh.

9. Matikan semua gadget.

10. Ke kamar mandi untuk buang air 15 menit sebelum tidur. Ini mencegah Anda terbangun di tengah malam karena ingin buang air kecil

11. Gunakan lampu dengan cahaya redup atau matikan sama sekali. Ini akan membuat Anda lebih santai dan memicu produksi hormon tidur melatonin, yang bisa membantu meredakan stres dan meringankan ketegangan otot.

12. Jangan letakkan gelas di samping tempat tidur, karena itu akan memicu tubuh untuk bangun dan minum.

13. Hindari menggunakan alarm dari ponsel atau komputer, itu adalah alat komunikasi. Gunakanlah alarm yang benar-benar berasal dari jam.

14. Untuk waktu tidur yang optimal, tidurlah dengan posisi janin (menekuk kedua kaki ke arah dada atau melungker) dengan sisi tubuh yang non-dominan, misal Anda dominan menggunakan tangan kanan maka miringkan tubuh ke posisi kiri, dan sebaliknya.
 
 
http://health.detik.com

Selalu Fit di Tempat Kerja dengan Cara yang Mudah

| 0 comments

 
 
 
Jakarta, Jangan menjadikan sibuknya waktu di tempat kerja sebagai alasan lemahnya tubuh karena jarang berolahraga dan penambahan berat badan. Anda tetap dapat memelihara kesehatan dengan cara menerapkan kebiasaan sehat di tempat kerja.

Seperti dilansir fitsugar, Kamis (30/8/12) bangunlah kebiasaan sehat di tempat kerja dengan cara sebagai berikut:

1. Memilih naik tangga dibanding menggunakan lift

Meskipun lebih mudah dan cepat jika menggunakan eskalator dan lift, naik turun tangga adalah cara mudah untuk menjaga tubuh tetap aktif selama di tempat kerja karena dapat membakar kalori dan memompa jantung.

Penelitian bahkan menunjukkan bahwa menuruni tangga juga dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2.

2. Minum lebih banyak air

Salah satu cara termudah untuk tetap sehat di tempat kerja adalah menjaga agar tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari. Isi gelas Anda dengan air putih setiap kali bangun dari meja kerja atau mengatur alarm untuk mengingatkan diri agar tidak lupa untuk minum.

3. Beristirahat sejenak

Ketika merasa lelah atau kewalahan dengan pekerjaan yang menumpuk di meja kerja, kadang-kadang yang Anda perlukan hanyalah istirahat sejenak. Hal ini dapat dilakukan hanya dengan menutup mata beberapa menit untuk mengistirahatkan mata dari layar atau minum secangkir teh hijau.

4. Membawa bekal makan siang dari rumah

Membawa bekal makan siang dari rumah jauh lebih sehat daripada makan siang di restoran. Hal ini juga dapat mencegah Anda melewatkan makan siang.

Sertakan pula satu buah apel atau pisang dalam kotak makan siang Anda. Makan buah sebagai camilan sehat diantara waktu sarapan dan makan siang untuk menghindari rasa lapar yang berlebihan dan ngemil makanan yang tidak sehat.

5. Pastikan meja kerja Anda bersih dan rapi

Karena Anda duduk di meja kerja sepanjang hari, pastikan ruang kerja Anda sehat dan bebas kuman. Dengan menjaga kebersihan dan kerapian meja kantor, Anda akan terhindar dari kuman dan meningkatkan suasana hati.

6. Menjaga tingkat stres

Anda harus mampu mengelola stres ketika berada di tempat kerja. Ada banyak cara untuk mengelola diri agar tidak stres akibat beban pekerjaan, misalnya dengan menelepon teman disela-sela istirahat minum teh dan sebagainya.

7. Hindari kelesuan di sore hari

Tips sederhana untuk mencegah kelesuan di sore hari adalah dengan berjalan-jalan di bawah sinar matahari sore sepulang bekerja, yang dapat membantu menjaga tingkat energi. Selain itu, dengan menghindari kelesuan dengan tetap beraktivitas di sore hari dapat meningkatkan semangat dan antusiasme seseorang.
 
 
http://health.detik.com

Mata Cenat-cenut karena Komputer Bisa Dihindari dengan 10 Cara Ini

| 0 comments

 
 
Jakarta, Pekerja kantoran biasanya harus menghabiskan waktu lebih dari dua jam untuk bekerja di depan komputer. Padahal terlalu banyak menatap layar komputer dapat menyebabkan gangguan yang disebut dengan computer vision syndrome (CVS). Gangguan ini pun tak dapat diremehkan karena menurut sebuah data, CVS menyerang 64-90 persen pekerja kantoran.

Kendati takkan menyebabkan kerusakan mata secara permanen, tapi penderitanya tentu kesulitan merasakan kenyamanan saat harus bekerja dengan komputer atau laptop. Gejala yang paling sering muncul antara lain mata terasa tertekan dan terbakar, memerah, iritasi atau mengering, pandangan kabur hingga sakit kepala, nyeri leher dan bahu.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan CVS diantaranya gangguan penglihatan yang tak segera ditangani, mata kering, layar yang sangat silau, pencahayaan layar yang buruk, postur tubuh yang buruk saat bekerja dengan komputer.

Oleh karena itu jika layar komputer mulai 'menyiksa' mata Anda maka lebih baik simak 10 tips untuk menghindari gejala-gejala CVS seperti dilansir dari Healthland, Senin (17/9/2012) berikut ini.

1. Periksakan mata secara rutin
Jika rasanya ada yang salah dengan penglihatan Anda atau kacamata Anda yang lama tak lagi mampu membantu Anda menatap layar dengan baik tapi Anda belum bisa memperbaikinya maka Anda akan kesulitan menggunakan komputer.

2. Mengubah posisi komputer
Layar komputer seharusnya berjarak satu lengan dari tubuh Anda dan diposisikan tepat di depan wajah Anda, bukannya di samping. Posisi monitor bagian tengah juga harus di bawah mata agar ketika membaca atau mengetik sesuatu di komputer, leher Anda bisa tetap terasa rileks.

3. Ikuti pedoman pembentukan postur tubuh
Metode ini akan mengurangi tekanan pada punggung, leher dan bahu saat menggunakan komputer.

4. Pastikan pencahayaan layar sudah tepat
Untuk memastikan apakah pencahayaan pada layar komputer Anda sudah tepat atau belum, cobalah memandang ke monitor dan buatlah lingkaran dengan tangan Anda dan tangkupkan ke mata. Jika mata Anda terasa baik-baik saja berarti pencahayaannya harus diubah.

Bisa juga dengan mengubah pencahayaan layar menjadi terang dan redup lalu pilihlah yang mana diantara keduanya yang paling terasa nyaman bagi mata Anda.

5. Kurangi kesilauan layar
Pasang aplikasi anti-silau pada monitor Anda. Mengubah kontras dan kecerahan layar sesuai dengan kenyamanan mata Anda juga dapat membantu mengurangi kesilauan layar.

6. Banyak berkedip
Cara ini akan mencegah mata menjadi kering. Jika cara ini tak mempan, cobalah menggunakan tetes mata agar mata tetap basah.

Pastikan juga udara dari ventilasi tidak mengenai langsung ke mata Anda karena dapat membuat mata menjadi kering. Kalau perlu gunakan pelembab ruangan jika ruangan Anda memang sangat kering.

7. Sering-sering mengalihkan pandangan dari layar
Mengambil jeda dari pekerjaan untuk berdiri, merenggangkan badan atau hanya mengalihkan pandangan ke kejauhan setiap 15 menit sekali akan membuat mata tak terlalu lelah jika dipakai bekerja di depan komputer.

8. Rutin membersihkan monitor
Debu dapat menurunkan ketajaman layar, akibatnya mata harus bekerja lebih keras saat menatapnya.

9. Mencoba kacamata khusus pengguna komputer
Berbeda dengan kacamata biasa, kacamata ini dirancang khusus untuk digunakan saat bekerja dengan komputer.

10. Pertimbangkan terapi penglihatan optometrik (optometric vision therapy)
Sejumlah pengguna komputer memang memiliki gangguan saat harus memfokuskan matanya dan kondisi ini tak bisa diatasi hanya dengan menggunakan kacamata atau lensa kontak. Terapi penglihatan ini direkomendasikan oleh dokter dan berisi sejumlah aktivitas yang didesain untuk meningkatkan fungsi penglihatan (seperti halnya olahraga mata).
 
 
http://health.detik.com

Lakukan Hal-hal Ini Agar Ginjal Anda Awet Sehat

| 0 comments

 
 
Jakarta, Ginjal bisa rusak karena berbagai faktor, salah satunya karena pola hidup yang tidak sehat dan adanya penyakit degeneratif seperti hipertensi atau diabetes. Sebelum terlanjur rusak, jagalah ginjal Anda agar awet sehat.

Rusaknya ginjal lebih sering diakibatkan karena ada penyakit kronik lain seperti diabetes, darah tinggi, infeksi ginjal, ginjal bawaan, dan batu ginjal.

Bagaimana menjaganya?

"Sama seperti ketika menjaga organ lainnya, hidup normal, tetap fit, jangan mengonsumsi makanan yang mengandung banyak garam," jelas dr. Tunggul D Situmorang, SP.PD-KGH, ahli ginjal dari RS MRCCC Siloam, saat dihubungi detikHealth, ditulis Rabu (13/3/2013).

Selain itu, juga perlu dilihat apakah seseorang memiliki faktor risiko yang akan menimbulkan penyakit seperti diabetes dan hipertensi, yang paling sering memicu gangguan pada ginjal. Menurut dr Tunggul, tidak ada pantangan minuman atau makanan tertentu, hanya tergantung pada faktor risiko yang telah disebutkan.

"Kalau batu ginjal bisa juga terbentuk akibat daerah yang airnya mengandung banyak mineral atau kapur. Jadi harus perhatikan kondisi air yang dikonsumsi juga. Faktor lainnya bisa jadi rokok. tapi ini mekanismenya belum jelas," lanjut dokter yang kini menjabat sebagai Direktur RS MRCCC Siloam.

Dalam artikel detikHealth, dr. Dante Saksono, SpPD, PhD, dari RS Cipto Mangunkusumo pernah memberikan beberapa tips untuk menjaga ginjal agar tetap sehat, yakni:

1. Cukup konsumsi air putih
2. Hindari konsumsi obat sembarangan
3. Kurangi jamu-jamuan yang belum diuji klinis
4. Hindari konsumsi suplemen yang berlebihan seperti Vitamin C maksimum 4 gram sehari
5. Olahraga teratur
6. Menjaga berat badan karena obesitas bisa memicu ginjal
7. Lakukan kontrol secara teratur terutama bagi pasien yang memiliki penyakit seperti diabetes dan hipertensi, karena mereka akan berisiko lebih tinggi mengalami kerusakan ginjal.

Seseorang dapat melakukan medical check up untuk mengetahui apakah dirinya rawan dan mempunyai tanda-tanda atau kemungkinan bisa terkena penyakit ginjal.

Pemeriksaan laboratorium pada urine dapat mengetahui berat atau tidaknya penyakit ginjal yang dialami seseorang. Urine akan tampak normal jika penyebabnya kurang aliran darah ke ginjal. Tetapi jika urine mengandung darah itu artinya ada kelainan di dalam ginjal.
 
http://health.detik.com

Aturan Kedip Serba 20 Bisa Atasi Mata Letih di Depan Komputer

| 0 comments

 
 
Jakarta, Seharian bekerja di depan komputer pasti melelahkan, bukan hanya terasa di badan tetapi juga mata. Untung ada strategi jitu untuk menjaga mata tetap segar sepanjang hari. Terapkan saja aturan berkedip serba 20 penangkal mata lelah.

Anjuran untuk menerapkan aturan serba 20 ini disampaikan oleh Dr Edward Mendelson, seorang peneliti dari University of Texas. Saran itu ditujukan pada orang-orang yang setuap hari menghabiskan waktunya selama 3 jam atau lebih di depan komputer.

"Tiap 20 menit, pengguna komputer harus berhenti selama 20 detik dan melihat objek lain sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter)," kata Dr Mendelson yang menyebut tips ini sebagai 'strategi 20-20-20-20' seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (14/3/2013).

Strategi yang juga banyak disarankan oleh para dokter mata ini terbukti ampuh menangkan Computer Vision Syndrome (CVS), yakni gangguan penglihatan yang banyak dialami para karyawan di kantor maupun pecandu video game. Gejala paling umum adalah mata pedih karena kelelahan.

Bukan hanya terasa di mata, gejala CVS juga bisa terasa di bagian tubuh yang lain. Orang-orang yang mengeluhkan leher pegal, sakit kepala serta nyeri persendian juga bisa menandakan seseorang mulai mengalami CVS. Lama-kelamaan, orang tersebut juga harus menggunakan kacamata.

"Dan berkediplah dengan baik sebanyak 20 kali (selama istirahat 20 detik tersebut). Berkedip adalah cara alami untuk menjaga mata tetap lembab, dan kedipan itu sendiri sangat membantu pelumasan maupun penyegaran mata," lanjut Dr Mendelson.

Meski dialami juga oleh para pecandu video games, CVS makin banyak dialami pekerja kantoran. Penyebabnya antara lain suasana kantor yang semakin nyaman dan memanjakan para pekerja untuk duduk berlama-lama di meja kerjanya. Dampak lainnya adalah kegemukan karena kurang olahraga.
 
http://health.detik.com

Studi: Minuman Energi Picu Gangguan Irama Jantung

| 0 comments

 
 
Jakarta, Belakangan makin banyak beredar berbagai jenis minuman energi dengan varian rasa maupun kemasan yang diklaim dapat mengembalikan energi setelah seharian beraktivitas atau menjaga daya tahan tubuh. Tapi hal ini bertentangan dengan temuan baru dari AS yang mengungkap bahwa minuman energi dapat memberikan dampak negatif terhadap irama jantung maupun tekanan darah.

Kesimpulan itu diperoleh setelah peneliti me-review tujuh studi yang mengamati berbagai kondisi jantung pasca konsumsi minuman energi. Dari situ peneliti menemukan bahwa konsumsi minuman berkafein tinggi dan mengandung stimulan lain seperti taurine itu dapat meningkatkan tekanan darah dan menambah risiko seseorang untuk mengalami gangguan irama jantung.

Bahkan peneliti menekankan bukti-bukti di balik 'kemampuan' minuman energi untuk meningkatkan tekanan darah ini 'begitu meyakinkan sekaligus mengkhawatirkan'. Pasalnya mereka menemukan bahwa minuman energi dapat meningkatkan tekanan darah sistolik (tekanan darah pada saat terjadi kontraksi otot jantung) orang yang meminumnya hingga sebanyak 3,5 poin.

Tak hanya itu, mengkonsumsi satu sampai tiga kaleng minuman energi juga memperpanjang fase siklus elektrik jantung yang disebut dengan 'interval QT' hingga 10 milidetik. Padahal interval QT yang panjang telah lama diketahui sebagai salah satu pertanda seseorang berisiko tinggi mengalami gangguan detak jantung yang akibatnya bisa fatal. Kondisi ini biasa disebut dengan Long QT Syndrome.

"Para dokter biasanya langsung merasa khawatir jika interval QT pasiennya diketahui bertambah hingga 30 milidetik. Itulah mengapa kami mengatakan jika korelasi antara minuman energi dan peningkatan tekanan darah sistolik ini begitu mengkhawatirkan, kendati masih banyak studi lanjutan yang diperlukan untuk memastikan dampak hal ini terhadap irama detak jantung. Untuk itu pasien hipertensi atau tekanan darah tinggi dan long QT syndrome harus berhati-hati sebelum mengonsumsi sebuah minuman energi," ungkap salah satu peneliti, Profesor Sachin Shah dari University of the Pacific, California.

"Jangankan kedua pasien tersebut, orang yang mengidap gangguan kesehatan apapun atau orang yang sudah tua memiliki risiko yang sama untuk terkena efek samping yang berkaitan dengan kesehatan jantung dari minuman energi," lanjutnya seperti dilansir dari telegraph, Sabtu (23/3/2013).

Kendati begitu Shah mengakui jika temuan ini masih memerlukan studi lanjutan karena data yang digunakan studi ini tidaklah memadai.

Apalagi studi sebelumnya mengungkap tingginya angka pasien yang masuk UGD akibat konsumsi minuman energi sebagian besar didasarkan pada fakta banyak anak muda yang mengkombinasikan minuman energi dengan alkohol sehingga potensi efek sampingnya menjadi berlipat ganda. Efek samping minuman energi terhadap kesehatan jantung sendiri masih belum banyak diteliti.
 
 http://health.detik.com

Astaga! 180.000 Kematian di Dunia Disebabkan Minuman Berpemanis Buatan

| 0 comments

 
 
 
Jakarta, Minuman yang sarat gula, terutama pemanis buatan seperti soda, minuman energi dan jus kalengan telah lama diketahui berdampak negatif terhadap kesehatan. Bahkan baru-baru ini sebuah studi mengungkap jika minuman ini tercatat telah mengakibatkan 180.000 kasus kematian di penjuru dunia.

Secara rinci, studi yang dipresentasikan pada pertemuan American Heart Association tersebut mengungkap bahwa minuman berpemanis buatan dikaitkan dengan 133.000 kematian akibat diabetes, 6.000 kematian karena kanker dan 44.000 kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung.

"Di AS saja, studi kami menemukan 25.000 kematian akibat konsumsi minuman berpemanis buatan pada tahun 2010," tandas peneliti Gitanjali M. Singh, Ph.D. dari Harvard School of Public Health seperti dilansir huffingtonpost, Kamis (21/3/2013).

Temuan ini didasarkan pada data Global Burden of Disease tahun 2010 yang mengamati konsumsi minuman berpemanis buatan di berbagai negara. Namun pengaruh minuman berpemanis buatan pada satu kawasan berbeda dengan kawasan lainnya.

Misalnya di Ameria Latin dan Kepulauan Karibia, kematian akibat minuman berpemanis buatan sebagian besar dikaitkan dengan penyakit diabates yaitu sebesar 38.000 kasus. Sedangkan kematian akibat penyakit jantung tertinggi ditemukan di negara-negara Eropa Timur, Eropa Tengah dan Asia dengan jumlah mencapai 11.000 kasus.

Selain itu, Meksiko tercatat sebagai negara dengan tingkat kematian akibat minuman berpemanis buatan tertinggi diantara 15 negara dengan penduduk terbanyak yang diamati dalam studi ini. Jumlah kematiannya mencapai 317 kasus dari setiap satu juta penduduk dewasa di negara tersebut.

Untuk negara dengan tingkat kematian karena konsumsi minuman berpemanis buatan terendah disabet oleh Jepang yang tercatat hanya memiliki 10 kasus setiap satu juta penduduk.
 
Sumber : http://health.detik.com
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes